Ahok Diduga Hina Alquran, Yusril: Agus dan Anies Jangan Diam


Yusril Ihza Mahendra menantang bakal calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Baswedan angkat bicara tentang dugaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghina Alquran.

"Banyak wartawan menghubungi saya menanyakan pandangan saya atas dugaan tindak pidana penistaan agama tersebut, namun saya tidak bereaksi. Saya malah balik bertanya mengapa kalian tidak bertanya kepada Agus Yudhoyono dan Anies Baswedan, dua cagub yang diklaim sebagai Cagub Muslim untuk menantang Cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada 2017," tulis Yusril melalui akun Facebooknya, Jumat (7/10/2016).

Dikatakan, dirinya dan sebagian warga Jakarta ingin sekali mendengar pandangan Agus dan Anies jika dihadapkan dengan dugaan penistaan terhadap Islam yang merupakan agama yang sah dan dianut oleh mayoritas warga Jakarta. 

"Saya juga ingin mendengar apa pandangan kedua cagub Muslim itu terhadap Islam dan kehidupan beragama pada umumnya," paparnya.

Tanpa adanya kejelasan pandangan dan sikap, lanjut Yusril, sia-sia saja sebagian ulama dan habaib di Jakarta sibuk-sibuk "mencari calon gubernur Muslim" untuk Jakarta. 

"Umat Islam Jakarta tentu berharap, gubernur muslim yang nantinya diharapkan mampu menggantikan petahana adalah seorang yang menunjukkan apresiasi dan penghormatan yang tinggi kepada Islam dan juga kepada agama2-agama lainnya," urai Yusril.

Sayangnya, hingga hari ini Yusril belum mendengar apa pandangan Agus Yudhoyono dan Anies Baswedan mengenai Islam dalam perumusan kebijakan umum untuk Jakarta. 

"Bukankah keduanya adalah calon Gubernur DKI yang diharapkan akan membawa angin sejuk dan membawa ketenteraman bagi warga Muslim Jakarta, bukan hiruk pikuk kegaduhan sebagaimana dilakukan petahana?,".

Menurut Yusril, apapun tanggapan yang diberikan Agus dan Anies, setidaknya akan menjadi gambaran umum bagi pemilih tentang bagaimana visi Keislaman mereka dalam mengelola Jakarta ke depan. 

"Jangan keduanya diam, dan menyerahkan 'perlawanan' terhadap apa yang dilakukan Gubernur DKI lagi-lagi kepada ulama, habaib, kaum cendekiawan dan aktivis ormas Islam, sehingga terkesan kedua Cagub Muslim ini tinggal memetik hasilnya saja tanpa mengeluarkan keringat setitikpun juga. Pemimpin harus berjuang membela aspirasi dan kepentingan para pendukungnya. Bukan sebaliknya, pendukung disuruh berjuang habis-habisan, sementara sang pemimpin tinggal menikmati hasilnya tanpa berbuat apapun juga," demikian Yusril.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diduga oleh sebagian warga masyarakat telah menista agama Islam dengan mengatakan al-Qur'an surah al Maidah ayat 51 berisi kebohongan dan pembodohan terhadap umat Islam yang menjadi pemilih dalam Pilkada DKI Jakarta. 

Sebagian aktivis bereaksi melaporkan Gubernur DKI Jakarta yang diduga telah melakukan penistaan agama di depan umum di hadapan warga Kepulauan Seribu beberapa hari yang lalu. [ii1]

1 Response to "Ahok Diduga Hina Alquran, Yusril: Agus dan Anies Jangan Diam"