Ahok Dilaporkan ke Bareskrim terkait Video Kampanye Berbau SARA


Advokat Cinta Tanah Air melaporkan Basuki Tjahja Purnama-Djarot Saiful Hidayat ke Badan Reserse Kriminal Polri terkait video kampanye yang disebar melalui akun Facebook-nya.

Laporan ACTA terdaftar dengan nomor LP/379/IV/2017/ Bareskrim tertanggal 10 April 2017. Adapun perwakilan ACTA yang melaporkan adalah Ronald Lazuardy. 

Perwakilan ACTA, Ali Lubis mengatakan video tersebut menyudutkan agama Islam. 

"Video kampanye sangat menyudutkan umat Islam dan dapat menimbulkan kesan bahwa umat Islam adalah perusuh dan pembuat keonaran," kata Ali kepada CNNIndonesia.com di Jakarta, Senin (10/4) malam.

ACTA mempersoalkan potongan gambar yang menunjukkan figur mengenakan peci hitam dengan latar belakang spanduk berisi kata-kata yang diduga mengandung SARA. 

"Menurut kami kasus ini lebih parah dengan penodaan agama yang dilakukan Ahok di Kepulauan Seribu. Banyak yang bilang video itu keterlalaun," ucap Ali. 

Dalam laporannya, ACTA melampirkan barang bukti berupa fail video iklan, link di akun Facebook, serta gambar hasil tangkapan dari cuplikan tersebut.

Ahok dilaporkan karena diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE. 

Sebelumnya, ACTA juga melaporkan Ahok ke Bawaslu RI terkait dengan video kampanye #BeragamItuAhokDjarot. Laporan tersebut diterima dengan nomor 0141 atas nama pelapor Novel Chaidar. 

ACTA menilai video tersebut melanggar Pasal 69 huruf B UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada, yaitu dalam kampanye dilarang memuatkan unsur SARA. [ii1-cnn]

0 Response to "Ahok Dilaporkan ke Bareskrim terkait Video Kampanye Berbau SARA"

Posting Komentar