Indonesia Catat Sejarah Terburuk di SEA Games 2017


Kuala Lumpur - SEA Games 2017 Kuala Lumpur telah menyelesaikan perebutan medali. Malaysia menjadi juara umum, Indonesia mencatatkan hasil terburuk sepanjang sejarah. 

Indonesia gagal menambah emas pada hari terakhir SEA Games 2017, Rabu (30/8/2017). Indonesia hanya mampu menambah satu perak dan satu perunggu. Perak disumbangkan Andriyan dan Adityo Restu yang turun pada nomor menara 10m sedangkan perunggu didapatkan dari Alyssa Thirza Putri di ice skating di nomor trek 3.000 m estafet putri. 

Tambahan perak dan perunggu itu tak mengubah posisi Indonesia yang ada di urutan kelima dengan perolehan 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu. Medali itu didapatkan dengan mengirimkan 530 atlet resmi dalam 36 cabang olahraga 

Hasil akhir itu menunjukkan prestasi terburuk Indonesia sejak mengikuti SEA Games pada 1977. Indonesia gagal memenuhi target 55 medali emas sebagai syarat untuk bisa minimal aman di peringkat keempat. Selain itu, untuk kali pertama Indonesia mengumpulkan emas di bawah 40 keping. 

Di antara cabang olahraga yang diikuti, bulutangkis, atletik, voli, dan pencak silat menjadi sebagian cabang olahraga yang pencapaian akhirnya meleset dari target. 

Sebagai contoh, atletik mematok tujuh medali emas, tapi hanya meraih lima emas. Kemudian, bulutangkis membawa pulang dua emas dari tiga emas yang ditargetkan. Sementara voli berharap bisa meraih satu emas dan perak, tapi sektor putra juga mendapatkan medali perak. Selain itu, pencak silat yang ditargetkan enam emas hanya mampu mendulang dua emas. 

Pencapaian Indonesia di SEA Games 1999 hingga 2017:

TahunPeringkat AkhirMedali Emas DiraihTotal Medali Emas yang DiperebutkanJumlah Cabor
199934423321
200137239132
200335541232
200554944340
200745647543
200934337225
2011118254542
201346446034
201554740236
201753840438

[ii1]

1 Response to "Indonesia Catat Sejarah Terburuk di SEA Games 2017"